Tenggelamnya Satu Kepala
tenggelam lagi
kepala itu
pada nanah-darah ribuan
depa di belakang:
nyinyir amis sepikan malamnya
tenggelam lagi
kepala itu
pada diamnya ribuan
depa di belakang:
ia diam dalam tikaman-tikaman
tenggelam lagi kepala itu:
ia sendirian.
Dan ia tahu:
selalu sendirian
Palmerah, Sept. 5, 2006
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment